fetuchini dengan saus spagheti

Hari sudah menunjukan pukul sebelas malam, perut ku terasa lapar…hahaha.. :D

malem-malem menggeledah dapur..siapa tau ada makanan…liat didalem lemari ada fetuchini…liat didalem kulkas ada sosis sama daging giling…

lalu berfikirlah untuk buat fetuchini tapi saus nya spagheti hahahaha…. mulailah gilang ber-eksperiment…. dalam waktu 30 menit jadilah fetuchini dengan saus spagheti ala gilang… :)

Pas dicoba…….hasilnya wiiiii…Uenak….sepertinya gilang punya bakat masak heehehe… :P

fetuchini saus spagheti

bahan-bahanya :

  • fetuchini kurang lebih 200 gr
  • sosis sapi/ ayam sesuai selera
  • daging giling 3 sendok makan
  • bawang putih 4-5 siung
  • bawang bombay 1 buah
  • saus cabe dan tomat secukupnya
  • cabe merah sesuai selera
  • 1 sendok teh tepung maizena
  • garam,gula,penyedap secukupnya
  • minyak 3 sendok makan
  • margarin 3 sendok makan

cara membuatnya :

  • rebus fetuchini selama 10-15 meit sampai fetuchini matang
  • cincang bawang putih dan bawang putih
  • potong sosis sesuai selera
  • panaskan minyak dan margarin, masukan bawang putih,bombay, cabe,tumis hingga layu.
  • masukan daging giling, sosis, tunggu hingga matang.
  • masukan saus tomat/cabe, aduk. tambahkan garm,gula dan penyedap.
  • larutkan 1 sendok teh tepung maizena kedalam 1 gelas air. masukan tunggu hingga mengental.
  • tiriskan fetuchini dan masukan kedalam saus, aduk hingga merata
  • fetuchini siap untuk dihidangkan…

Potato cheesee melt

Gara gara kena korban iklan niy..hehehe…tau kan iklan keju yang “quick melt” itu..hehehe..waktu pertama kali liat iklan itu langsung “ngiler”…

dan waktu itu nyokap pas lagi belanja bulanan,,langsung aja gw ikut trus beli bahan-bahan nya buat bikin potato chese melt…

dan,,,,hasilnya Mmmmmm…Yummieee…enak banget…..

Liat aja potonya….

cara buat nya gampang kok… :P

potato chese melt

bahan-bahanya :

  • kentang 4 buah
  • sosis ayam atau sapi sesuai selera
  • keju quick melt
  • cabe hijau/merah besar sesuai selera

cara membuatnya :

  • kentang dipanggang di oven sampai matang, kemudian dibelah atas nya dan dotekan bawahnya agar terbuka.
  • lalu tumis sosis dan cabe hijau/merah dengan sedikit margarin.
  • masukan tumisan sosis dan cabe ke kentang lalu taburi kejunya
  • masukan kembali kentang ke oven, tunggu hingga keju mencair/meleleh.
  • potato chese melt siap untuk dihidangkan..

selamat mencoba….. :)

3D Chalk Arts Amazing

Respon gilang pertama kali pas lihat gambar ini……

Ini beneran gambar…Gila Kereeeeeeeennnnnnn Baaaannngggetttt….!!!!!

Coba liat aja sendiri…

Gimana….??? Apa komentar mu…??? :D
sumber 1
sumber 2

Vampire Knight Anime

Vampire Knight

Gilang baru nonton anime yang judul nya Vampire Knight, Vampire Knight adalah shoojo manga yang ditulis oleh Matsuri Hino. Manga-nya sendiri berjumlah 9 seri, untuk anime nya ada 26 episode yang dibagi menjadi 2, yaitu season 1 dan season 2 untuk season 2 judulnya berubah menjadi Vampire Knight Guilty.

Nah,,,yang gilang tonton itu baru season 1. Seperti cerita vampire-vampire yang ada Vampire Knight ini bercerita tentang cinta segitiga antara Yuuki Cross,  Zero Kiryu dan Kaname Kuran.

Yuuki Cross adalah anak angkat dari kepala sekolah Cross Gakuen, 10 tahun yang lalu Yuuki diselamatkan dari serangan vampire oleh Kaname Kuran. Sejak diselamatkan olen Kaname kuran Yuuki mempunyai hubungan dekat dengan Kaname dan seiring waktu Yuuki mulai mencintai Kaname.

Zero Kiryu adalah teman kecil Yuuki. Zero datang dibawa oleh kepala sekolah Cross karena keluarganya dibantai oleh vampire dan Zero juga sudah digigit oleh Shizuka seorang vampire berdarah murni dan akan berubah menjadi vampire. Apabila manusia digigit vampire dan akan berubah menjadi vampire maka akan jatuh ke level E. Yuuki memberikan darahnya untuk Zero agar Zero tidak jatuh ke level E.

sedangkan Kaname Kuran adalah vampire berdarah murni (pure-blood) yang sangat disegani oleh kelompok vampire-vampire bangsawan.

untuk keseluruhan ceritanya bagus tapi sayang masih bersambung, soalnya baru nonton  yang season 1. tokoh-tokoh yang ada digambarkan dengan tampilan grafis yang bagus alias tokohnya itu ganteng-ganteng ma cantik-cantik….huehuehue… :D Uuuhhhggg…jadi penasaran pengen nonton yang season 2 soalnya keputus waktu lagi seru2 nya. Ketika Zero berantem sama sodara kembarnya, Shisuka dibunuh dan Zero dituduh membunuh Shizuka. Abis itu ‘to be continue’……

Keripik ‘Dage’

Waktu tanggal 1 febuari kemaren PakDe ku datang dari kampung, membawa rambuatan,pisang dan sayur mayur segala rupa…hehehehe..bukan dehhh..

Tapi PakDe datang dalam rangka mau lamaran anak nya di Depok. Trus PakDe bawa oleh-oleh dari kampung keripik tempe dan keripik dage. Kalo keripik tempe mungkin sudah biasa makan, tapi kalo keripik dage…..siapa yang sudah pernah coba??? hehehe…… :D

Dage itu terbuat dari ampas minyak kelapa yang kemudian di press dan difermentasikan, kalo gilang bilang sih mirip kaya oncom tapi dage itu warna nya item. Kalo dilihat bentuknya sih ga layak untuk dimakan. Dage bisa dijadiin keripik atau digoreng pake tepung.

Kalo, gilang pulang kampung biasanya sih nyokap selalu beli itu (gorengan dage). Enak dimakan waktu cuaca dingin sambil pake cabe rawit nya juga…..hehehe….. :D Enak banget..!!! Makyuuussss..!!!

Duhhh…jadi pengen pulang kampung..udah lama gilang gak pulang kampung…. :D

NB : Ternyata dage itu punya kandungan purin yg tinggi, jadi yg punya penyakit asam urat jangan coba makan kalu gak mau sakit badan..^_^y

Temu Kangen SDN Poncol

Hai, apakabar?? sudah lama banget gw ga nge-post hehehe….coz beberapa minggu ini pikiran mentok,ga tau musti cerita apa..:)

sekarang mau cerita apa y..?? O iya, kmaren hari sabtu tanggal 31 Januari 2009 kita ngadain temu kangen sama alumni SDN Poncol angkatan ‘98 ..Weuhhh..Serruu..:) Sekian lama tak bertemu akhirnya bisa ketemu juga. Yang dateng lumayan banyak mungkin lebih dari 50 orang. Gw mulai mengingat-ingat teman2 waktu SD..hehehe..:P Jujur banyak yang lupa, apalagi anak cowo nya.

segitu dulu deh ceritanya, rencanya kita bakal ngadain temu kangen lagi disekolah..hehehe..biar seru, biar ketemu sama guru-guru nya juga..:)

#Update

nih..baru dipasang foronya..hehehe..fotonya baru dapet dari temen…coba tebak yang mana diriku..???
Photo rame-rame ui..

Lihat…..tampang wajah-wajah teman-teman yang mungkin sudah banyak berubah..hehehe… :P yang dulunya kecil, menjadi besar..yang dulunya besar, menjadi lebih besar lagi..hahaha.. :D

di foto itu terlihat wajah2 sumringah sangat bahagia,, duhhhh…jadi ga sabar pengen temu kangen lagi..weheehheee… :)

Kisah 12 Shio Binatang

Alkisah, pada jaman dahulu kala, hiduplah Dewa di puncak gunung yang berada di tengah pegunungan. Hari itu adalah 30 Desember, sehari sebelum tahun baru. Sang Dewa menulis surat kepada binatang-binatang seluruh negeri. Dewa yang telah selesai menulis surat-surat itu lalu meniupnya dari jendela. Surat-surat itu diterbangkan oleh angin, ke gunung, sungai, lembah, dan hutan, ke segenap penjuru. Keesokan harinya, tanggal 31 pagi, para binatang menerima surat itu.

Isinya seperti ini: “Pada pagi hari di Tahun Baru, saya akan memilih binatang yang paling cepat datang kemari, dari nomor satu sampai nomor dua belas. Lalu setiap tahun saya akan mengangkat satu-persatu sebagai jenderal berdasarkan urutan. Tertanda, Dewa.”

Para binatang menjadi bersemangat. “Wah, kalau begitu, aku harus menjadi jenderal!” Tetapi, ada seekor binatang yang tidak membaca surat ini, yaitu seekor kucing yang suka bersantai. Kucing mendengar tentang surat Sang Dewa ini dari tikus. Tikus yang licik berkata bahwa mereka harus berkumpul ke tempat Dewa pada tanggal 2 pagi, padahal seharusnya tanggal 1 pagi.

“Oh Tikus, terima kasih atas kebaikan hatimu.

” Semua binatang bersemangat sambil memikirkan tentang kemenangan. “Baik, besok pagi-pagi ya. Aku akan tidur cepat malam ini.”

Semua binatang tidur cepat. Tetapi, hanya sapi yang berpikir,

“Jalanku lambat, jadi aku akan berangkat malam ini.”

Maka berangkatlah sapi sebelum matahari terbenam. Tikus yang melihatnya lantas meloncat menaiki punggung sapi.

“Betapa menyenangkan!”

Sapi yang tidak menyadarinya terus berjalan dengan lambat.

“Mungkin aku jadi nomor satu. Moooo!”

Keesokan harinya, para binatang berangkat sekaligus saat hari masih gelap. Anjing, monyet, harimau, ular, kelinci, ayam, domba, juga kuda, semuanya berlari menuju tempat tinggal Sang Dewa. Akhirnya matahari tahun baru mulai terbit. Yang muncul membelakangi matahari itu, pertama-tama adalah…sapi. Oh, bukan! Itu adalah tikus! Tikus melompat turun dari punggung sapi, lantas melompat ke hadapan Sang Dewa dengan cepat. “Dewa, Selamat Tahun Baru!”

“Oh, selamat! Selamat!”Sapi merasa sangat kecewa.

“Mengapa? Moooo!” Sapi menangis.

Lalu berturut-turut datanglah harimau, kelinci dan naga. Binatang-binatang lainnya tiba susul-menyusul. Akhirnya, tibalah waktu pengumuman urutan pemenang oleh Sang Dewa.

“Saudara-saudara sekalian, selamat datang. Sekarang saya akan mengumumkan hasilnya. Nomor satu tikus. Dilanjutkan dengan sapi, harimau, kelinci, naga, ular, kuda, domba, monyet, ayam, anjing, dan babi hutan. Dengan demikian, telah ditetapkan pemenang nomor satu sampai nomor dua belas!” 12 ekor binatang yang terpilih ini disebut 12 Shio Binatang.

Kedua belas shio binatang itu mulai berpesta pora dengan minuman keras sambil mengelilingi Sang Dewa.

“Mari minum!” Naga dan harimau juga bersuka ria.

Kelinci dan tikus juga bekata, “Mari minum!” Saat itu kucing datang berlari-lari dengan wajah yang marah dan menakutkan.

“Tikus!!! Kenapa kamu menipuku! MEONG!!! Aku akan menangkap dan memakanmu. Sini!!!” Tikus berlari terbirit-birit. Kucing berputar-putar mengejarnya. Pesta itu amat ramai. Sejak saat itu, mulailah era 12 shio binatang. Mulai dari tahun tikus, lalu sapi, harimau, kelinci, naga, ular, kuda, domba, monyet, ayam, anjing, dan babi hutan. Kucing yang tidak termasuk dalam 12 shio binatang karena ditipu tikus, sampai sekarang pun masih berputar-putar mengejar tikus. Ia masih marah akan tipuan tikus.

By. Shito Naoko

Bulan Januari di Jepang

Tahun Baru di Jepang diawali dengan kata ‘akemashite omedetou’, yang artinya “Selamat Tahun Baru”. Di tengah-tengah putihnya salju, orang-orang pergi untuk melihat matahari tahun baru atau mengunjungi kuil untuk memohon kesehatan pada tahun ini. Hawanya sangat dingin, tetapi saat sinar matahari menyusup ke dalam udara yang dingin pada pagi hari yang cerah, keindahannya tak ada kiranya di dunia ini.

Di rumah, orang-orang melewati waktu dengan riang sambil makan osechi, yakni masakan khusus untuk Tahun Baru atau kue beras atau mochi. Yang menyenangkan juga adalah Kartu Tahun Baru. Di Jepang, orang-orang saling mengirimkan kartu pos itu di antara teman atau kenalan. Biasanya Gambar 12 shio binatang tergambar pada kartu tahun baru itu.

KopDar bareng Anak 1-4

Weeeeheeeee….akhirnya gilang  jadi juga ngumpul ma anak2 1-4,,teman-teman sma ku waktu kelas satu dulu…senang nya ^o^

Sebenernya acara ini dadakan dan yg bisa ngumpul akhirnya cuma empat orang…biarpun cuma berempat tapi cukup menyenangkan..qta cerita masa-masa lalu, sapa aja anak penghuni 1-4,,dan ternyata penghuni 1-4 banyak yg ngambil bidang medis and uda banyak yg nikah…hehehehe..jadi pengen…..^o^

pit,gilang,anis,betty

hari makin lama makin malam,,uda ngobrol panjang lebar,,waktunya buat pulang..pas ngewatin M-Studio iseng mampir trus qta poto dech…^o^

Lain kali Qta musti sering sering kumpul kayak gini…totemo tanoshiiii!!!! _^

Japan Culture

Biasa nya ini Festival-Festival atau Perayaan yang diraya kan orang2 jepang diantaranya…

1. Oshougatsu/ New Year
Di kalender tahun Jepang, awal tahun menunjukkan banyaknya even penting. Tahun baru merupakan even untuk merayakan atau menyambut “Kami” (jiwa baru). Dipercayai jika tidak menyambut “Kami”, maka akan mrndapatkan nasib buruk di tahun itu. Biasanya dengan mendekorasi pintu masuk dengan pohon cemara.

2. Kadomatsu/ Menghias Pohon Cemara
Kadomatsu merupakan kombinasi dari cemara, pohon yang berdaun hijau dan bambu, sehingga memunculkan kekuatan atau sense dari masing-masing benda tersebut. Hal ini menunjukkan harapan dan keinginan untuk hidup sehat dan panjang umur. Bukan hanya di rumah, tapi hotel, departemen store dan kantor-kantor juga memajang kadomatsu. Bahkan disepanjang jalan,agar memperlihatkan adanya kebaikan di tahun baru.

3. Osechiryori/ Hidangan Khusus Tahun Baru
Zaman dulu, setiap keluarga di Jepang mempersiapkan Osechiryori untuk tahun baru, tapi akhir-akhir ini Osechiryori bisa dibeli di food counters atau departemen stores. Namun, karena influence dari kebiasaan makanan dari barat, Osechiryori tidak begitu populer di kalangan muda (terlihat dari susunan makanan mereka).

4. Shimezakari/ Menghias Jerami Suci
Shimezakari diletakkan di dalam rumah pada saat tahun baru dengan tujuan untuk memusnahkan jiwa iblis, mencegah kutukan dan sebagai pembawa keburuntungan. Bukan hanya di dalam rumah yang dihias Shimezakari, tapi mereka juga mengikatkan Shimezakari di motor sebagai permohonan agar terhindar dari marabahaya.

5. Hatsumode
Kegiatan mengunjungi kuil di awal tahun. Kurang lebih sebanyak 3 juta orang berkunjung ke Meiji Shrine(Kuil Meiji) di Tokyo dan Sumiyoshi Grand Shrine di Osaka. Kantor-kantor diliburkan sampai tanggal 3 Januari, karena menurut kepercayaan orang Jepang, awal tahun merupakan hari berkumpulnya keluarga ataupun hari baik untuk menikah dan memilki keturunan.

6. Otoshidama
Adat Otoshidama merupakan bentuk syukur atas rizki yang diberikan Tuhan. Dengan memberikan sejumlah uang yang dimsukkan ke dalam amplop kepada anak-anak (Di Indonesia biasa disebut salam tempel). Ada tempat khusus yang menjual amplop Otoshidama dan diberi nama Otoshidama area.

7. Nen Gajyou/ New Years Card
Di Jepang, ada tim Special New Years Mail atau Nen Gatoku Betsuyuubin yang diresmikan tahun 1899 di Era Meiji dan masih ada sampai sekarang, walaupun tim ini sempat di skors sementara setelah Perang Dunia II. Kurang lebih ada 4 juta kartu ucapan yang dikirim setiap awal tahun. Akan tetapi, karena perkembangan zaman, kartu ucapan tahun baru biasanya dikirim lewat internet dan kartu ucapannya pun bisa dibuat sendiri dengan berbagai bentuk expresi. Meskipun begitu, banyak orang Jepang yang masih memilih untuk menggunakan kartu ucapan yang ditulis sendiri, karena terdapat makna yang lebih dalam. Dan bagi orang Jepang, mengirim kartu ucapan adalah hal yang sebaiknya dilakukan untuk mempererat hubungan.

8. Seijin No Hi/ Coming Of Age Day
Dirayakan setiap tanggal 15 Januari. Bagi kaum muda yang usianya mencapai 20 tahun mengadakan upacara Seijin Shiki. Karena di Jepang usia 20 tahun sudah diperbolehkan mengkonsumsi alkohol dan merokok. Ketika seseorang belum mencapai usia 20 tahun, dianggap banyak yang melakukan perbuatan kriminal. Pelanggaran-pelanggaran yang ada di laporkan di salah satu majalah Jepang, yaitu “Youth A”. Mereka mencatat banyak kasus kriminal yang dilakukan seseorang di bawah usia 20 tahun. Upacara Seijin Shiki menandakan semua kaum muda harus menyadari kedewasaan mereka.

Photobucket
9. Setsubun (Festival Sebelum Dimulainya Musim Semi)
Dirayakan pada tanggal 3 Februari, malam sebelum hari pertama musim semi diadakan setsubun, yaitu menaburkan kacang untuk mencegah godaan iblis dan memperoleh masa depan yang cerah. Secara khusus ritual ini dimaksudkan untuk membuang kesialan dan memanggil keberuntungan menjelang musim semi. Setsubun memiliki poin penting yang menghubungkan 4 musim, musim semi, musim panas, musim gugur dan musim dingin. Setsubun adalah even penting yang populer dikalangan anak2. Banyak orang dewasa yang mengenang masa kecil mereka saat melakukan ritual setsubun, yaitu dengan melampari sang Ayah yang mengenakan topeng iblis (seolah2 iblis) dengan kacang. Upara setsubun juga dilakukan di kuil di seluruh Jepang.

10. Hina Matsuri/ Fesival Boneka
Diselenggarakan tanggal 3 Maret. Pada kesempatan ini anak perempuan yang masih kecil berdoa untuk bisa tumbuh dengan sehat. Boneka2 di letakkan di deretan kayu bertingkat. Boneka Kaisar dan kaisar wanita di letakkan di bagian paling atas, di tempat ke-2 ada 3 gadis istana, tempat ke-3 duduk 5 boneka musisi, tempat ke-4 ada 2 penasihat istana, tempat ke-5 ada 3 pengawal istana, di tempat ke-6 dan ke-7 diletakkan benda2 yang biasanya digunakan di iastana. Boneka Hina dipajang sampai akhir Maret dan susunannya pun harus benar karena dipercaya jika boneka Hina tidak disusun dengan benar, kemungkinan akan menghancurkan hubungan dengan orang lain.

11.Sotsugyou Shiki/ Nuugaku Shiki (Upacara Kelulusan/ Penerimaan Sekolah)
Sekitar tanggal 20 Maret, upacara kelulusan sekolah diadakan serentak diseluruh negeri. Bagi semua sekolah di Jepang dan perusahaan yang telah menyelesaikan laporan keuangan di akhir Maret, bulan April merupakan tanda dimulainya kembali suasana dan hidup baru. Di bulan April uapacara penerimaan untuk TK, sekolah dan perusahaan dihiasi dengan kumpulan bunga ceri.

12. Tango No Sekku/ Boy’s Festival (Atau biasa disebut hari anak)
Diselenggarakan tanggal 15 Mei. Perayaan ini di dedikasikan untuk laki2 dan perempuan, tapi yang sebenarnya di Jepang sendiri lebih sering di sebut Tango No Sekku. Tango No Sekku ini merayakan anak laki2 yang tumbuh sehat dan setiap rumah yang memiliki putra, memajang boneka perang. Kemudian setiap anak laki2 dimandikan dengan bunga iris (shobu). Tradisi ini dikenal dengan Shobu-yu dan menandakan hasrat untuk berjuang untuk memperoleh kekuatan yang memiliki makna yang sama dengan bunga iris. Sedangkan tanggal 29 April merupakan hari penghijauan dan tanggal 4 Mei di dedikasikan sebagai hari libur nasional. Kemudian dari tanggal 29 April-5 Mei dikenal sebagai Golden Week.

13.Tanabata/ Festival Bintang
Dirayakan tanggal 7 Juli, yang diambil dari legenda China dan telah menjadi tradisi Jepang. Ada 2 bintang, bintang Cowherd atau Kengyuusei (Altair) yang datang dari Timur dan bintang Weaver atau Shokujyousei (Vega) yang datang dari Barat, keduanya terlihat 1 tahun sekali. Tanabata memiliki sejarah panjang dan pada kenyataannya lebih dari 1000 syair/ sajak disebut dengan Manyoshu (sajak tertua di Jepang) yang dibuat berdasarkan Tanabata. Selama zaman Edo, Tanabata adalah salah satu dari 5 festival pejabat dan diakui sebagai upacara negara oleh Edo Shogunate. Adapun seorang pelukis bernama Hiroshige yang menggambarkan 100 pemandangan Edo dan semua rumah di kota Edo di dekorasi dengan bambu/ rumput bambu yang menjadi karakteristik dari festival tersebut. Kemudian tahun 1873 (Era Meiji), Tanabata dihapuskan dari uapacara negara pada akhir tahun, kerena dianggap sebagai perayaan yang berskala kecil. Sejak saat itu, beberapa hari sebelum Tanabata, toko alat2 tulis mulai menjual kertas khayalan untuk menulis syair/ sajak tradisional dan tanaman bambu untuk dijual. Di TK dan SD membuat dekorasi Tanabata dengan menggambar dan menghias kelas mereka. Selembar kertas khayalan yang telah ditulis “Aku ingin menjadi atau ingin seperti…” diikat di bambu sebagai permohonan.

14. Obon/ Festival Lentera
Tanggal 5 Agustus. Obon merupakan adat/ tradisi unuk Jepang untuk mengenang roh nenek moyang yang diharapkan bisa membimbing agar memperoleh kebahagiaan hidup. Dari Juli- Agustus banyak dikenal dengan Omatsuri/ Festival seluruh kota, termasuk Kyoto Gion Matsuri, Osaka Tenjin Matsuri, dll. Obon dimeriahkan dengan pesta kembang api yang diselenggarakan di sungai Sumudia di Tokyo. Adapun tarian festival Obon yang ditampilkan di seluruh kota denan para penari yang mengenakan kimono musim panas. Mereka membentuk lingkaran mengelilingi panggung bambu yang tinggi sebagai hiburan spesial. Karena itu banyak karyawan dan pegawai kantor yang mengambil cuti untuk merayakan obon bersama keluarga sekaligus ziarah ke makam nenek moyang.

15. Otsukimi/ Fetival Melihat Bulan
Jepang menggunakan kalender bulan, perhitungan hari dan bulan dihitung menurut besar dan penyusutan bulan. Pada tanggal 15 September merupakan bulan penuh tau FullMoon yang bertepatan dengan bulan panen bagi para petani di Jepang. Kalender bulan tertua datang ke Jepang dari Dinasti Tang (China) atau pada zaman Heian. Tradisi ini menyimbolkan kelahiran kembali, keabadian dan rasa syukur.
Photobucket
16. Taii Ku No Hi/ Health- Sports Day
Tanggal 10 Oktober, seluruh sekolah di Jepang menyediakan lapangan untuk karnaval atletik, Juga sebagai hari libur nasional yang diambil dari peringatan Tokyo Olympic Games tahun 1964. Festival ini memberikan kesempatan orang tua untuk menyiapkan Obentou/ bekal makan siang yang dimakan sambil melihat anak mereka ikut bertanding.

17. Shichi-Go-San (7-5-3)
Pada tanggal 15 November, anak perempuan yang berumur 7 dan 3 tahun serta anak laki2 yang berumur 5 tahun mengunjungi kuil dengan ditemani orang tua mereka. Anak perempuan berumur 7 tahun memakai kimono, sedangkan anak perempuan berumur 3 tahun mengenakan mantel merah dan kimono (double), untuk anak laki2 berumur 5 tahun biasanya memakai jaket. Di kuil, Biksu Shinto memulai uapacara pemurnian untuk menjamin kesehatan pertumbuhan anak. Zaman dulu, tradisi ini dikenal dengan Festival Obi. Sebutan Shichi-Go-San ada setelah Era Meiji dan mulai populer di Tokyo- Kansai dan dirayakan secara nasional.

18. Saimatsu/ The Year End
Tanggal 28 Desember merupakan hari terakhir para pegawai kantor masuk kerja, sebagai persiapan untuk membersihkan rumah untuk mengakhiri dan menyambut tahun baru, biasanya disebut Osoji. Hidangan khusus Saimatsu, yaitu kue nasi atau Kagami-Mochi dicampur dengan soup yang bisa di pesan dari restoran. Kemudian Toshi-Koshi Soba, yaitu Mie daging rusa. Adat menyediakan Toshi-Koshi Soba sudah ada sejak zaman Edo dan dimakan setelah bunyi lonceng atau tanda tahun baru.